Catatan Untuk Semesta

Hari ini aku berjalan, Semesta,  
di antara kabut tipis pagi dan gerimis senja.  
Ada rindu yang menggantung di ujung langit,  
seperti mentari yang malu-malu menyapa.  

Aku bertanya,  
apakah langkahku cukup lantang untuk kau dengar?  
Apakah doa yang kusematkan sampai ke telingamu,  
atau hanya tersesat di celah bintang-bintang?  

Hari ini ada tawa yang kutemui,  
dan luka kecil yang tak sengaja tergores.  
Aku belajar bahwa hidup adalah mosaik,  
pecahan warna yang saling melengkapi.  

Semesta,  
sampaikan pesanku pada waktu,  
bahwa aku masih di sini,  
merangkai mimpi dan memungut harapan,  
dari setiap detik yang kau titipkan.  

Hari ini mungkin sederhana,  
tapi aku yakin,  
kau telah menyisipkan makna di sela-selanya.

Komentar

Postingan Populer