Aku Telah Jatuh Terlampau Jauh

Aku telah jatuh,  
terlampau jauh,  
hingga tak tahu bagaimana caranya pulang.  

Pada sastra,  
aku temukan diriku bersembunyi.  
Dalam bait-bait yang rumit,  
aku mengurai jiwa yang tak henti bertanya.  

Pada kata,  
aku menemukan rumah.  
Setiap huruf adalah pijakan,  
setiap frasa adalah napas yang tertahan,  
menciptakan dunia yang tak pernah ada,  
kecuali di kepalaku.  

Dan pada kita,  
aku jatuh paling dalam.  
Di antara jeda dan tawa,  
antara kebisuan yang kau ciptakan  
dan rindu yang aku sembunyikan.  
Aku tenggelam dalam “kita”  
yang entah pernah nyata  
atau hanya khayalku saja.  

Aku telah jatuh,  
terlampau jauh,  
dan mungkin,  
aku tak ingin ditemukan.

Komentar

Postingan Populer